Selasa, 19 Juli 2022

" Niat menjadi tempat penampungan sampah!, Malah bikin masyarakat sekitar marah. "



Boyolali, 19 Juli 2022

Sampah merupakan masalah besar di negeri ini, mendengar kata sampah kita tidak asing lagi setiap hari manusia selalu membuang sampah bahkan menghasilkan sampah. Kata sampah yang seringkali terdengar sepele itu justru akan berdampak negatif bagi kelangsungan hidup kita sehari-hari. 

Di Indonesia sendiri sampah telah menjadi permasalahan yang tak kunjung usai sampai saat ini. Bukan hanya di kota-kota besar saja namun masalah sampah ini telah merambah ke berbagai kita-kota kecil bahkan bisa kita jumpai sampah di desa-desa kecil di Indonesia. Sampah memang sekali membuat warga resah, rasah karena sampah yang menyebabkan banjir hingga bau tidak enak di setiap hari nya karena sampah.  

Di Indonesia juga terdapat hari peduli sampah Indonesia, akan tetapi bukannya semakin berkurang justru sebaliknya semakin menumpuk dan bertambah. Walaupun sudah beribu-ribu kali di galakkan dengan slogan “Buanglah Sampah Pada Tempatnya” hingga saat kini masih saja banyak masalah yang ditimbulkan karena jumlah sampah semakin banyak. Akibat tidak adanya penanganan sampah yang benar dan tuntas, maka tumpukan sampah tersebut akan mengakibatkan masalah-masalah seperti bau busuk sampah yang menyengat sehingga mengganggu penciuman, tersumbatnya saluran air dan selokan yang dapat berakibat banjir, timbulnya penyakit kulit, diare, demam berdarah (DBD), dan lainnya.

Menurut Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah, bahwa sampah merupakan sisa kegiatan sehari-hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat. Dengan kata lain sampah merupakan sisa-sisa kotoran yang sudah tidak mempunyai nilai kegunaan atau manfaat, sehingga tidak diinginkan keberadaannya oleh sebagian masyarakat. Dalam undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2008 menyebutkan bahwa ada tiga jenis sampah yang seharusnya dikelola yaitu sampah rumah Tangga, sampah sejenis sampah rumah tangga, dan sampah spesifik. 

Permasalahan sampah yang ada saat ini merupakan tugas kita bersama dengan bergandeng tangan dalam menjaga lingkungan bersama dengan penerapan hidup yang bersih dan sadar akan membuang sampah pada tempatnya. Karena jika kita tidak ada kesadaran dalam menjaga bersama, meskipun sudah banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk menanggulangi sampah yang berserakan, seperti menyediakan tempat sampah. 

 Seperti yang terjadi pada peristiwa yang ada di desa sawahan pada tanggal 19 Juli 2022 yang memiliki tempat penampungan sampah yang diharapkan untuk menampung sampah dan mengurangi sampah tetapi malah mengakibatkan masalah baru di sekitar kelurahan sawahan tersebut, bau yang menyengat setiap hari nya membuat warga di kawasan tempat penampungan sampah itu murka. Sehingga sebelum nya hanya di peringakan warga akhirnya berbondong-bondong untuk protes melakukan aksi unjuk rasa. Aksi unjuk rasa tersebut bertujuan untuk menutup tempat pembuangan sampah tersebut karena semakin hari sampai semakin menggunung dan menyebabkan kan bau yang tidak enak di sekitar area masyarakat.

 Sebelum nya kecamatan desa sawahan sudah melakukan peninjauan ke tempat penampungan sampah tersebut dan memerintahkan kepada petugas penampungan sampah untuk segera mengolah sampah tersebut. Akan tetapi seiring perkembangan nya sampah melebihi kapasitas yang di sediakan oleh tempat pembuangan sampah tersebut sehingga sampah menggunung dan menyebabkan bau dan pencemaran udara di sekitar area tersebut bahkan sampai desa-desa lain juga ikut terdampak bau yang di hasilkan oleh sampah tersebut.

Setelah dilakukan unjuk rasa hari itu juga tempat penampungan sampah di desa sawahan akhir nya ditutup dan ditanami pohong pisang, hal tersebut dilakukan agar tempat tersebut kembali hijau dan diharapkan menjadi kan udara segar kembali. Sadar tidak sadar bahwa penyebab orang membuang sampah sembarangan dikarenakan faktor malas, terdesak, berfikir bahwa petugas akan membersihkannya, kurangnya kesadaran diri, kurang peduli dengan lingkungan sekitar, letak tempat sampah yang jauh, dan tidak menemukan tempat sampah.

Kebiasaan membuang sampah sembarangan tentu dapat kita ubah dengan memperkuat rasa kepedulian terhadap lingkungan dan bertekad pada diri sendiri untuk melakukan perubahan agar tidak membuang sampah sembarangan karena hal tersebut akan merugikan diri sendiri.