Penulis: Irvan Nova Ananda dan Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum.
Seiring perkembangan zaman pendidikan sekarang mulai mendapatkan perhatian khusus oleh pemerintah hingga berkembang ke inovasi pendidikan abad -21. Semua fasilitas pendidikan mulai di kembangkan. Pada inovasi pendidikan abad-21 ini tenaga pendidik dituntut untuk melek digital dan mampu menyesuaikan diri dengan kemampuan anak agar lebih mudah dalam membantu dalam proses pembelajaran. Perlu diketahui juga bahwa inovasi pendidikan berubah seiring zaman mengikuti perkembangan zaman nya, agar guru dan murid tidak tertinggal oleh teknologi informasi dan digital yang mampu memudahkan guru dalam menempuh proses pembelajaran.
Dengan adanya pembelajaran abad-21 proses perkembangan kurikulum pendidikan harus dirubah sesuai dengan kebutuhan abad -21 ini dengan begitu guru harus memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengembangkan inovasi dalam proses pembelajaran yang dibutuhkan murid di abad -21 . Guru harus melek teknologi informasi dan digital lainnya yang mampu membantu proses pembelajaran dan menciptakan sebuah inovasi dalam pembelajaran itu sendiri maupun dunia pendidikan. Untuk bisa berperan secara bermakna pada era globalisasi di abad ke-21 ini maka setiap guru dituntut untuk memiliki kemampuan yang dapat menjawab tuntutan perkembangan zaman.
Pembelajaran abad 21 merupakan suatu peralihan pembelajaran dimana kurikulum yang dikembangkan menuntun sekolah untuk mengubah pendekatan pembelajaran dari teacher centred menjadi student centered. Hal ini sesuai dengan tuntutan masa depan dimana peserta didik harus memiliki kecakapan berpikir dan belajar. Kecakapan-kecakapan tersebut antara lain kecakapan memecahkan masalah, Berpikir kritis, kolaborasi, dan kecakapan berkomunikasi dengan dibantu teknologi informasi dan komunikasi digital lainnya.
Dalam hal ini guru dan siswa harus berkolaborasi untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam proses pembelajaran. Guru dan siswa juga mampu memberikan kontribusi atau menciptakan pembelajaran berbasis digital lainnya dengan berkolaborasi tersebut. Ditambah sekarang banyak anak muda yang mampu/mahir dalam bersosial media dan menggunakan teknologi digital lain nya. Pembelajaran abad ke-21 murid dituntu menguasai keterampilan yang dikenal dengan 4C, yaitu keterampilan berpikir kreatif (creative thinking), berpikir kritis dan pemecahan masalah (critical thinking and problem solving), berkomunikasi (communication), dan berkolaborasi (collaboration)/.
Ketika murid mampu menguasai 4C tersebut murid sangat membantu peranan guru dalam mengembangkan inovasi pendidikan abad -21 ini karena ketika murid dan guru mampu berkolaborasi dengan baik maka akan tercipta pembelajaran yang efektif dan menarik. Ditambah dengan perangkat pembelajaran yang berbasis digital pembelajaran tersebut akan terlihat menarik dan tidak membosankan. Dan sampai sekarang ini peran guru dalam proses mendidik sangat lah dibutuhkan dalam pemikirannya mengenai inovasi pendidikan apa yang harus diciptakan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.











