Sabtu, 23 April 2022

B_A310190113_IRVAN NOVA ANANDA_UTS PROFESI JURNALISTIK



 Ngemplak, Kabar Harian_  (kamis 21/4/22) sekitar pukul 09.00 para warga di daerah ngemplak kabupaten boyolali protes keras terhadap peternakan lele yang mengakibatkan bau yang tidak sedap selalu tercium di daerah lingkungan warga, dikarenakan peternakan lele tersebut selalu membuang hasil limbah peternakan lele tersebut sembarangan hingga mengakibatkan bau yang tidak enak di lingkungan tersebut. Menurut laporan warga, ari selaku (37 tahun) peternakan tersebut sudah lama membuang limbah sembarangan, dulu sudah di ingatkan tetapi hanya bertahan semantara saja dan kemudian berulah lagi ujar ari selalu warga ngemplak. Warga ngemplak menuntut agar peternakan tersebut membuat tempat untuk menampung limbah peternakan nya tersebut agar lingkungan di sekitar ngemplak nyaman dan sehat. 

Hingga sampai saat ini pukul 11.00, warga ngemplak masih berkumpul di pertenakan lele tersebut untuk meminta kejelasan terhadap pemilik peternakan tersebut. Sekitar pukul 12.30 Menurut dalimin (40tahun) selalu ketua RT warga ngemplak dari hasil perundingan, pemilik peternakan lele berjanji untuk membuat penampungan limbah secepatnya dan di mohon agar warga tetap sabar dan tenang. 

Menurut warga ngemplak kawasan ini sebelum ada nya peternakan lele tersebut, adalah kawasan yang bebas dari bau yang tidak sedap, kawasan di daerah ngemplak juga masih banyak persawahan dan pohon-pohon nya juga masih banyak yang tumbuh jadi tergolong masih asri, lalu semenjak ada nya peternakan tersebut mulai lah warga mengeluh dikarenakan pada saat proses pemasakan makanan untuk lele tersebut selalu tercium bauk yang tidak sedap, dan hasil olahan limbah tersebut selalu di buang sembarangan hingga mengakibatkan bau yang tidak dan membuat warga ngemplak tersebut geram dan melakukan protes. 

Hingga pukul 15.00 pemilik peternakan menemui warga ngemplak tersebut dikarenakan warga ingin kejelasan terhadap limbah yang mengganggu lingkungan ngemplak tersebut. Wagino ( 54 tahun) Selaku pemilik “memohon maaf atas ketidaknyamanannya  kepada warga ngemplak dan berjanji secepatnya akan membuat penampungan limbah tersebut dan saya meminta warga untuk bersabar pembangunan penampungan limbah berjalan dengan lancar ungkap wagino” . 

Sekitar pukul 15.30 para warga meninggalkan peternakan tersebut, tidak ada kericuhan pada protes tersebut dan protes berjalan dengan lancar dan berharap agar peternakan tersebut segera membuat penampungan limbah sendiri dan warga akan hidup nyaman dilingkungan yang bersih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar