Jumat, 11 Maret 2022

Film Jurnalistik Almost Famous

Nama: Irvan Nova Ananda

Nim: A310190113


Almost Famous (2000)

Cerita dalam film ini berlatar pada tahun 1973 dan berkisah tentang seorang remaja bernama William Miller (Patrick Fugit) yang bercita-cita menjadi seorang jurnalis rock. Ketertarikannya pada musik rock dipengaruhi oleh kakanya, Anita (Zooey Deschanel) yang sangat rebel dan meninggalkan rumah pada usia 18 tahun. William sempat berguru pada Lester Bangs yang merupakan seorang jurnalis senior dan dikenal sebagai kritikus tajam. William kemudian ditugaskan untuk menulis review konser Black Sabbath, disana ia berkenalan dengan beberapa personel dari band pembukakonser Black Sabbath yaitu Stillwater. Sang gitaris, Russell Hammond (Billy Crudup) mulai menyukai William karena memuji kualitas bandnya dan permainan gitarnya.

Dari sana kemudian William diminta oleh Ben Fong-Torres yang merupakan seorang editor dari majalah Rolling Stone untuk menulis artikel di majalahnya. William kemudian meminta ijin untuk menuliskan cerita tentang band Stillwater, Ben pun setuju dan menginstruksikan William untuk mengikuti tur Stillwater. Keikutsertaan William dalam rombongan tur Stillwater sempat membuat kekhawatiran para personi llain, karena dia bisa saja menuliskan hal-hal jelek tentang band ini, bahkan William dijuluki “The Enemy” oleh para personel band. Dari perjalanan tur ini William menaruh hati pada seorang groupies yang bernama Penny Lane (Kate Hudson), padahal Penny sangat tergila-gila dengan Russell.

Setelah merasa cukup mengikuti tur dan mendapatkan sumber tulisan (meskipun tidak mendapatkan wawancara yang memuaskan), William kemudian kembali kerumahnya dan mulai menulis tentang Stillwater. Sebelum berpisah Russell sempat berpesan pada William untuk membuat mereka terlihat keren di tulisannya. Tulisan William ini kemudian tidak membuat pihak Rolling Stone puas. William kemudian meminta saran dari Bangs, yang menyarankannya untuk menulis jujur dan tanpa ampun dalam artikelnya. William kemudian menulis ulang artikelnya dan menuliskan semua kegilaan, intrik dan konflik dalam band selama tur tersebut. Rolling Stone kemudian memverifikasi tulisan William pada Stillwater, tetapi karena takut tulisan William tersebut akan merusak image band mereka, para personil band itupun menyangkal tulisan William dan membuatnya terlihat seperti pembohong.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar