Sabtu, 15 Juli 2023

Perkembangan inovasi pendidikan abad -21

 

 

 Penulis: Irvan Nova Ananda dan Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum.

Seiring perkembangan zaman pendidikan sekarang mulai mendapatkan perhatian khusus oleh pemerintah hingga berkembang ke inovasi pendidikan abad -21. Semua fasilitas pendidikan mulai di kembangkan.  Pada inovasi pendidikan abad-21 ini tenaga pendidik dituntut untuk melek digital dan mampu menyesuaikan diri dengan kemampuan anak agar lebih mudah dalam membantu dalam proses pembelajaran. Perlu diketahui juga bahwa inovasi pendidikan berubah seiring zaman mengikuti perkembangan zaman nya, agar guru dan murid tidak tertinggal oleh teknologi informasi dan digital yang mampu memudahkan guru dalam menempuh proses pembelajaran.

Dengan adanya pembelajaran abad-21 proses perkembangan kurikulum pendidikan harus dirubah sesuai dengan kebutuhan abad -21 ini dengan begitu guru harus memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengembangkan inovasi dalam proses pembelajaran yang dibutuhkan murid di abad -21 . Guru harus melek teknologi informasi dan digital lainnya yang mampu membantu proses pembelajaran dan menciptakan sebuah inovasi dalam pembelajaran itu sendiri maupun dunia pendidikan. Untuk bisa berperan secara bermakna pada era globalisasi di abad ke-21 ini maka setiap guru dituntut untuk memiliki kemampuan yang dapat menjawab tuntutan perkembangan zaman.

 Pembelajaran abad 21 merupakan suatu peralihan pembelajaran dimana kurikulum  yang dikembangkan menuntun sekolah untuk mengubah pendekatan pembelajaran dari teacher centred menjadi student centered. Hal ini sesuai dengan tuntutan masa depan dimana peserta didik harus memiliki kecakapan berpikir dan belajar. Kecakapan-kecakapan tersebut antara lain kecakapan memecahkan masalah, Berpikir kritis, kolaborasi, dan kecakapan berkomunikasi dengan dibantu teknologi informasi dan komunikasi digital lainnya.

Dalam hal ini guru dan siswa harus berkolaborasi untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam proses pembelajaran. Guru dan siswa juga mampu memberikan kontribusi atau menciptakan pembelajaran berbasis digital lainnya dengan berkolaborasi tersebut. Ditambah sekarang banyak anak muda yang mampu/mahir dalam bersosial media dan menggunakan teknologi digital lain nya. Pembelajaran abad ke-21 murid dituntu menguasai keterampilan yang dikenal dengan 4C, yaitu keterampilan berpikir kreatif (creative thinking), berpikir kritis dan pemecahan masalah (critical thinking and problem solving), berkomunikasi (communication), dan berkolaborasi (collaboration)/.

 Ketika murid mampu menguasai 4C tersebut murid sangat membantu peranan guru dalam mengembangkan inovasi pendidikan abad -21 ini karena ketika murid dan guru mampu berkolaborasi dengan baik maka akan tercipta pembelajaran yang efektif dan menarik. Ditambah dengan perangkat pembelajaran yang berbasis digital pembelajaran tersebut akan terlihat menarik dan tidak membosankan. Dan sampai sekarang ini peran guru dalam proses mendidik sangat lah dibutuhkan dalam pemikirannya mengenai inovasi pendidikan apa yang harus diciptakan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.


Senin, 13 Maret 2023

ARTIKEL: OPINI INOVASI PENDIDIKAN "Guru Harus Bersinergi Dan Mengembangkan Diri di Era Digitalisasi"

 "Guru Harus Bersinergi Dan Mengembangkan Diri Di Era Digital Ini"

Ditulis oleh: Irvan Nova Ananda dan Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum
 
Pada era sekarang ini guru sangat lah penting untuk mengembangkan diri dan bersinergi di bidang digital maupun pendidikan, karena pada era ini bidang digital sangatlah penting untuk mengimbangi siswa dalam melakukan pemberdayaan dan pembelajaran. Guru juga harus mengembangkan dan mengikuti program belajar yang berbasis digital maupun non digital. Dalam pengembangan guru bisa mempelajari digitalisasi melalui sosial media, jadi kreativitas guru sangat penting untuk mempelajari media sosial di era digitalisasi ini. Perlu diketahui sekarang program-program pembelajaran banyak dan sering sekali berbentuk digital. Dalam hal ini pengembangan diri untuk mempelajari hal-hal digital perlu sekali. Tidak hanya itu guru juga harus mengembangkan kreativitas nya untuk mengembangkan inovasi-inovasi baru dalam dunia pendidikan.
 
Karena siswa pada era sekarang ini banyak sekali yang melek media digital jadi guru harus mengimbangi hal tersebut demi mencapai tujuan pembelajaran dengan maksimal. Guru yang mampu mengembangkan diri untuk selalu mengikuti arus zaman biasanya akan mudah beradaptasi dengan siswa nya jadi sangatlah penting jika guru melek akan media digital. Serta mengembangkan diri dalam hal kreativitas maupun dalam program pembelajaran. 
 
Sebenernya era digitalisasi ini sangatlah meringankan beban seorang guru dalam melaksanakan program pembelajaran nya. Akan tetapi guru juga harus mau dan mampu untuk mempelajari media digitalisasi dalam konteks untuk pembelajaran. Jika guru mampu mengembangkan diri dan mampu mengolah media digitalisasi dengan baik guru dengan mudah dapat beradaptasi terhadap perubahan di era mengajar menggunakan metode klasik ke dalam media digital dalam bidang pendidikan. Guru juga bisa menciptakan sebuah inovasi baru dalam dunia pendidikan.

Di era sekarang ini banyak siswa yang bosan terhadap pembelajaran yang menggunakan metode simak catat, karena siswa hanya dapat memperhatikan guru dan mencatat pembelajaran yang diajarkan. Dalam hal ini pemanfaatan teknologi informasi dan media digital sangatlah penting agar siswa tidak merasa bosan dalam melakukan pembelajaran.  Seperti contoh guru dapat berkreasi menggunakan sosial media dan memanfaatkan teknologi untuk mengajar, contoh sederhana seperti menampilkan PPT, menayangkan film yang mendidik, dan animasi-animasi lain nya yang bisa dikembangkan di sosial media.
 
Guru juga bisa untuk menciptakan inovasi baru dalam melakukan pembelajaran dengan menggunakan metode digital tersebut. Agar siswa tidak merasa bosan dan pembelajaran akan lebih optimal. Karena pada era ini siswa lebih banyak mengakses informasi melalui internet dan media digital lainnya.
Guru dalam pemanfaatan teknologi informasi dan digital lainnya mampu mengembangkan diri untuk menciptakan inovasi baru dalam bidang pendidikan itu sendiri, selain itu juga bermanfaat untuk program-program pembelajaran yang akan dicapai nya. Karena dengan memanfaatkan teknologi informasi dan digital di era sekarang ini mampu membuat pembelajaran lebih optimal.

Sabtu, 21 Januari 2023

Jean-Michel Basquiat: Dari Seniman Jalanan Yang Mendunia

Jean-Michel Basquiat: Dari Seniman Jalanan Yang Mendunia




Siapa yang tidak suka menggambar? Dan siapa siapa yang tidak suka seni kreatif seperti melukis, kebanyakan anak sewaktu kecil suka melukis entah melukis seperti pegunungan, menggambar rumah sudah menjadi hall yang wajib sewaktu kecil.  Dan jangan salah hobi melukis juga bisa dijadikan hobi yang bisa menjadikan dikenal oleh seluruh dunia bahkan hobi melukis bisa disalurkan juga melalui sekolah atau kuliah dengan jurusan seni lukis. Seperti yang dilakukan oleh Jean Michel Basquiat yang dikenal dengan Basquiat. Jean Michel Basquiat adalah seorang seniman berkebangsaan Amerika Serikat. Dia mulai debutnya sebagai seorang seniman grafiti di Kota New York pada 1970-an dan berkembang menjadi seorang pelukis ekspresionis dan neoprimitif.

Latar belakang keluarganya yang berkulit hitam menjadi salah satu inspirasinya dalam melahirkan karya seni. Kecintaannya terhadap dunia seni ditanamkan oleh sang ibu sejak kecil, di mana ia sering diajak ke museum dan mendaftarkannya sebagai anggota di Brooklyn Art Museum. Di usia tujuh tahun, Basquiat mulai sekolah privat seni di saint Ann’s School, dan bersama temannya, Marc Prozzo, mampu menghasilkan sebuah karya berupa buku dengan ilustrasi bergambar.




Setelah orang tuanya bercerai pada 1968, Basquiat diasuh oleh sang ayah. Namun, ia kabur dari rumah saat berusia 15 tahun setelah dipergoki sedang merokok oleh ayahnya. Setelah diusir oleh ayahnya dan dikeluarkan dari sekolah saat masih kelas 1 SMA, Basquiat bertahan hidup dengan bekerja di pabrik pakaian. Namun pada saat Basquiat berniat untuk membuat pakaian yang dibuat dengan desain nya sendiri dengan lukisan sendiri basquiat meberikan sebuah desain yang berada pada pakaian yang dibelinya dengan hasil uang kerjaan Basquiat menitipkan pakaian tersebut ditoko bajunya. Ternyata pada saat desain atau lukisan yang dibuat oleh basquiat sangat laku dijual pada masa itu, akhirnya Basquiat berniat untuk mendalami seni melukisnya, Basquiat melukis dengan gaya abstarction dan figurasion. Lukisan yang dibuat Basquiat juga bertemakan isu-isul politik dan sosial pada era itu seperti isu rasisme yang menimpa kulit hitam.

Februari 1986, setelah dia malang melintang di dunia seni rupa, wajahnya muncul di sampul The New York Times Magazine. Ketika Basquiat dan Diaz mengakhiri pertemanan mereka, Proyek SAMO berakhir pula. Ini terekspresikan pada dinding bangunan SOHO berbunyi “SAMO IS DEAD ”, tahun 1979. Basquiat sangat mengidolakan pelukis ternam pada masa itu yaitu Andy Warhol. Andy Warhol selalu menjadi panutan ketika Basquiat sedang membuat lukisan. Hingga pada suatu hari Basquiat mendapat kesempatan untuk berkolaborasi dengan Andy Warhol pada tahun 1984. Pada era itu lukisan Basquiat digemari oleh para kurator-kurator seni yang ingin membuat pameran dikarenakan karena karya lukis yang dibuat oleh Basquiat berfokus pada “dikotomi sugestif,” seperti kekayaan versus kemiskinan, integrasi terhadap segregasi, dan pengalaman batin versus luar.




Karya Basquiat yang dimanfaatkan merupakan sinergi perampasan, gambar puisi, dan lukisan, yang dikawinkan dengan teks dan gambar, abstraksi dan figurasi, dan informasi sejarah dicampur dengan kritik kontemporer. Memanfaatkan komentar sosial sebagai “batu loncatan untuk kebenaran yang lebih dalam tentang individu”, lukisan Basquiat kadang menyerang struktur kekuasaan dan sistem rasisme. Sementara puisinya yang akut menohok ranah politik dan langsung dalam kritik mereka terhadap kolonialisme dan ekspresi dukungan untuk perjuangan kelas bawah jadi pada masa itu banyak yang rasa kekecewaan orang bawah yang terwakilkan oleh lukisan Basquiat.

Sementara itu Jean Michel Basquiat juga mempunyai sejarah lukisan yang memecahkan rekor MURI lukisan termahal. Salah satu lukisan Jean-Michel Basquiat berjudul Intitled yang menggambarkan kepala mirip tengkorak, menggunakan cat akrilik, dan semprotan di kanvas raksasa, tercatat sebagai lukisan termahal di dunia sepanjang abad ke-20. Seorang kolektor asal Jepang, Yusaku Maezawa, membeli lukisan tersebut seharga $110,5 atau setara dengan Rp. 1,48 triliun, dalam rumah lelang Sotheby New York, tanggal 18 Mei 2017. 



Rekor itu tercapai berselang hampir 30 tahun setelah kematian Basquiat. Pihak Sotheby mengonfirmasikan bahwa Yusaku Maezawa juga telah membeli lukisan karya Basquiat lainnya, tahun sebelumnya. Dan semua lukisan yang dibelinya akan ditempatkan di sebuah museum yang berbasis di kota kelahiran Maezawa, Chiba, Jepang.Hingga pada akhirnya Ketika Andy Warhol meninggal dunia pada tanggal 22 Februari 1987, Basquiat menjadi semakin terisolasi, kecanduan heroin dan depresi. Akhirnya Basquiat meninggal pada 12 Agustus 1988 karena overdosis heroin di studio seninya di New York City. Basquiat dikebumikan di Green-Wood Cemetery Brooklyn.